today sale icon

Akses kelas selamanya

Ambil Promo
flash sale
hamburger-menu

Tips All

Meningkatkan skills menjadi 1% lebih baik

Kelas Mengenal CSS: Membuat Tampilan Website Menjadi Menarik di BuildWithAngga

Mengenal CSS: Membuat Tampilan Website Menjadi Menarik

Apabila kita ingin membuat pengguna betah menggunakan website buatan kita maka kita perlu memberikan tampilan yang menarik (eye-catching) di mata pengguna. Kita perlu memberikan styling seperti color, typography, spacing, grid system, dan lainnya sehingga website terlihat lebih modern, clean, minimalist, dan intuitive. Untuk melakukan styling tersebut maka kita perlu mempelajari lebih dalam ilmu CSS di dalam dunia website development. Apa itu CSS? CSS kepanjangan dari Cascading Style Sheets adalah sebuah bahasa style sheet yang digunakan oleh website developer dalam mengembangkan dan memodifikasi tampilan website sehingga bisa lebih menarik. CSS biasanya digunakan di dalam dokumen HTML dan juga bisa digunakan secara pisah dari HTML agar lebih mudah diorganisir dengan rapih. Apabila kita memisahkan CSS dari HTML maka perlu kita import menggunakan script HTML seperti <link rel=”stylesheet” type=”text/css” href=”css/style.css”> Kelebihan menggunakan CSS Dalam membuat layout website maka kita perlu menggunakan HTML, keterbatasan dari HTML adalah tidak bisa memberikan styling yang lebih complex lagi dibandingkan CSS misalnya membuat animasi, warna gradient, corners pada sudut element, dan sebagainya. Selain itu juga apabila kita memisahkan kodingan CSS dengan file HTML maka projek website akan lebih mudah di-maintenance oleh lebih dari satu developer saja pada perusahaan tersebut sehingga selain tampilan website yang jadi lebih menarik namun juga memberikan perfomance website tersebut menjadi lebih cepat dan membuat pengguna betah menggunakannya. Beberapa contoh yang saya lakukan dengan CSS dalam membuat projek website menjadi lebih menarik adalah sebagai berikut: Mengatur responsive design sehingga tampilan website tetap bagus pada laptop, handphone, dan layar smartTVMembuat beberapa animasi dalam meningkatkan user-experience pada website yang saya bangunMembuat reusable styling sehingga saya bisa lebih cepat menggunakan style yang sama dan berulang kepada halaman-halaman lainnya Cara menggunakan CSS pertama kita Kita beruntung karena CSS sebenarnya menggunakan bahasa Inggris yang mudah dipahami seperti jika kita ingin mengatur suatu lebar maka pakai width dan untuk tinggi pakai height, well, sudah waktunya perdalam bahasa Inggris kita juga nih. Untuk memberikan styling kepada sebuah element tertentu pada tampilan website kita maka kita perlu memberikan selector kepada element tersebut melalui file CSS kita. Misalnya kita ingin membuat button yang besar dan berwarna biru, maka kita perlu menuliskan kodingan seperti berikut: button { background-color: blue, width: 200px, height: 55px; } Jika kita perhatikan kodingan di atas maka kita telah mengarahkan styling kepada button lalu kita berikan property seperti background-color (warna background) menjadi biru ditambah juga mengatur lebar dan tinggi menggunakan pixel. Kodingan CSS di atas akan mengubah seluruh styling pada <button></button> pada dokumen HTML kita, namun apabila kamu hanya ingin mengubah pada beberapa button tertentu maka kita bisa menggunakan ‘.’ ditambah dengan nama kelas yang dimaksud, sebagai contoh berikut: .button-checkout { background-color: orange, width: 200px, height: 55px; } Kodingan diatas dapat membantu kita mengubah seluruh warna background menjadi warna oranye kepada button yang memiliki nama kelas button-checkout, oleh karena itu kita perlu memberikan attribute class=”” pada button menjadi <button class=”button-checkout”><button>. Apabila kamu ingin coba mempraktikkan kodingan CSS di atas maka bisa menggunakan software seperti visual studio code atau sublime text editor. Jika kamu tertarik untuk memperdalam ilmu CSS pada website design dan development maka silahkan mengikut beberapa kelas CSS gratis pada website BuildWithAngga sehingga tampilan website kamu bisa lebih menarik perhatian calon perusahaan tempat kamu bekerja nantinya. Kesimpulan perkenalan CSS Beberapa poin penting perlu kita ingat dalam mempelajari CSS: CSS adalah bahasa stylesheet yang digunakan website developer untuk membuat tampilan website lebih menarik dan meningkatkan user-experienceCSS wajib dipisah dari dokumen HTML agar mudah di-maintenanceCSS dapat membantu kita membuat layout lebih complex seperti menambahkan animasiCSS menggunakan bahasa Inggris sederhana sehingga mudah dipahami orang awamDengan menggunakan CSS kita bisa memberikan styling lebih cepat tanpa mengulang-ulang kembali pada styling yang samaCSS membantu kita membuat tampilan website lebih responsive di seluruh device Oiya nanti pada artikel selanjutnya kita akan bahas lebih tentang CSS seperti Internal dan External CSS, beberapa framework CSS pilihan, dan sebagainya. Pantau terus halaman tips ini untuk mendapatkan beberapa tips CSS terbaru lainnya. See you again in the next article.

Kelas Mengenal Laravel: Framework PHP Terpopular Untuk Website Development di BuildWithAngga

Mengenal Laravel: Framework PHP Terpopular Untuk Website Development

Kebutuhan masyarakat dalam berbelanja secara online melalui smartphone mereka semakin tinggi dari tahun ke tahun, hal tersebut memberikan kesempatan besar kepada setiap perusahaan untuk tumbuh lebih cepat dan pesat dengan cara memberikan layanan secara online dalam menjual sebuah produk atau jasa kepada customer. Masih banyak perusahaan kecil dan besar lainnya yang belum sama sekali memanfaatkan kesempatan itu, mereka masih belum memiliki website dan beroperasi secara online dalam mempromosikan yang mereka jual saat ini. Apa dan manfaat framework PHP Framework PHP dapat membantu para website developer dan programmer dalam mengembangkan website yang modern dengan cepat. Framework PHP yang bagus biasanya telah menyediakan kumpulan module yang bisa kita gunakan dalam membangun website yang aman dan memiliki perfomance yang bagus. Dibandingkan harus tulis koding dari awal, lebih baik pakai yang sudah disediakan dan kita modifikasi saja sesuai dengan core business projek website tersebut. Pada kali ini kita akan mengenal salah satu framework PHP yang cukup terkenal dan terbukti bagus dari segi kerapihan projek, cara bekerja, keamanan, kecepatan website, dan sebagainya yaitu adalah framework Laravel buatan Taylor Otwell. Mengenal framework Laravel Startup atau perusahaan yang sudah stabil saat ini lebih banyak yang mencari seorang website developer dengan keahlian dapat menggunakan framework PHP Laravel untuk mengembangkan website mereka dengan cepat, aman, dan easy to maintenance. Laravel adalah salah satu farmework PHP yang gratis digunakan (open-source) oleh website developer dan programmer untuk mengembangkan sebuah website yang modern. Laravel menggunakan konsep model-view-controller (MVC) architectural pattern, dengan konsep tersebut maka web developer dapat menyelesaikan projek website dengan efisien dan terorganisir dengan baik dan rapih sehingga mudah dirawat (maintenance). Laravel dibangun oleh Taylor Otwell pada 9 Juni 2011 dan telah memiliki komunitas yang besar di seluruh dunia, bahkan beberapa perusahaan besar seperti Disney dan WarnerBros menggunakan framework Laravel untuk mengembangkan core business yang mereka jual. Kelebihan utama menggunakan framework Laravel Sebagai website developer maka kita tidak bisa sembarangan memilih framework karena akan digunakan untuk beberapa tahun ke depan bukan cuma seminggu atau dua minggu saja, framework yang bagus juga harus bisa digunakan bersama-sama dengan tim developer lainnya. Mempercepat proses pengembangan website yang modern tanpa harus khawatir dari segi kecepatan, keamanan, dan perawatan.Laravel dikenal memilih keamanan yang bagus seperti CSRF Protection, SQL Injection Prevention, Password Hashing, Middleware, dan sebagainya.Popularitas yang tinggi sehingga tersedia banyak forum belajar untuk kita berdiskusi dan bertanya terkait kendala pengembangan website dengan Laravel.Tersedia berbagai penyimpanan cache membuat perfomance website kita menjadi lebih ringan dari segi pengguna dan membuat mereka betah menggunakannya.Memiliki berbagai plugins bermanfaat dalam mengembangkan website seperti Jetstream, Laraform, dan sebagainya.Laravel gratis digunakan tanpa ada batasan fitur sehingga meringankan budget pengembangan website yang powerful. Memilih framework harus berhati-hati untuk menghindari serangan dari hacker yang dapat merusak website serta database pengguna, produk, dan jasa yang kita miliki. Beberapa fitur unggulan framework Laravel Selama saya mengembangkan website modern menggunakan Laravel, saya telah menemukan beberapa fitur yang cukup membantu dalam proses pengembangan website untuk klien perusahaan kecil atau besar. Artisan Command-Line Interface (CLI): Kita dapat menjalankan beberapa perintah seperti bikin table baru, melakukan testing, mengubah data pada database, dan sebagainya melalui command line. Artisan membuat para website developer semakin cepat mengembangkan sebuah projek website.Blade Templating Engine: Dengan fitur Blade maka website developer dapat menulis sintaks kode yang lebih clean dan juga ringan. Kita bisa membuat komponen yang dapat digunakan berkali-kali pada seluruh halaman website sehingga proses mengembangkan website lebih terstruktur rapih. Website yang bagus harus dapat dirawat dengan mudah.Eloquent ORM (Object-Relational Mapping): Fitur ORM membantu website developer mengelola seluruh data pada projek website dan berinteraksi dengan database. Sintaks yang diperlukan ketika menggunakan fitur ORM juga terkesan lebih simple dan mudah dipahami layaknya plain english. Web developer dapat melakukan tugas seperti querying, inserting, updating, dan deleting data. Cara memulai belajar framework Laravel Apabila kamu seorang website developer atau pemiliki bisnis yang tertarik juga mengembangkan website dengan baik, cepat, aman, dan modern. Maka saya sarankan bisa coba pelajari framework PHP yang satu ini yaitu adalah Laravel. Kamu bisa coba pelajari beberapa kelas gratis buatan mentor expert pada website BuildWithAngga. Pada kelas-kelas gratis tersebut, kita akan belajar mengenal Laravel lebih dalam lalu membuat projek sederhana sehingga kita akan mendapatkan gambaran besar tentang bagaimana framework tersebut dapat meningkatkan bisnis kita secara online. Silahkan dicoba dan semoga beruntung, see you again in the next article.

Kelas Perkenalan UI UX Designer: Tugas Utama dan Contoh Projek di BuildWithAngga

Perkenalan UI UX Designer: Tugas Utama dan Contoh Projek

Zaman serba digital seperti saat ini dapat membantu kita menyelesaikan tugas dengan mudah dan cepat dibandingkan beberapa puluh tahun ke belakang misalnya saat ini kita sudah bisa membeli tiket kereta dan pesawat hanya dari rumah saja, tidak perlu antri berpanas-panasan ke stasiun atau bandara penerbangan pesawat. Kita saat ini lebih sering menggunakan sebuah website atau aplikasi pada smartphone kita dalam menyelesaikan tugas-tugas penting tersebut dengan mudah. Well, kita perlu tahu bahwa ada peran penting dari suksesnya projek tersebut yaitu adalah seorang UI UX Designer. Siapakah seseorang UI UX designer itu? UI UX Designer adalah seseorang yang memiliki keahlian dalam menciptakan desain aplikasi atau website menarik dan juga mudah digunakan oleh penggunanya. UI UX designer tidak bisa sembarangan membuat sebuah design karena harus dipastikan kembali bahwa pengguna tidak merasa kebingungan ketika ingin membeli tiket pesawat atau memesan makanan favorit mereka secara online melalui aplikasi di smartphone. People ignore design that ignores people. — Frank Chimero, Designer Seperti pada kutipan di atas bahwa orang-orang tidak akan betah dalam menggunakan aplikasi atau website buatan kita apabila kenyataannya tidak memberikan user experience yang baik, oleh karena itu kita perlu lebih hati-hati lagi ketika mendesain sebuah aplikasi. Contoh pekerjaan seorang UI UX designer UI UX designer bekerja sama dengan developer, marketing, sales, quality assurance, dan lainnya dalam menciptakan website/aplikasi yang mudah digunakan dan juga dapat meningkatkan pertumbuhan bisnis pada perusahaan tersebut. 1) Mendesain tampilan wireframe UI UX designer memiliki pekerjaan dalam mendesain gambaran kasar sederhana dari aplikasi yang ingin dibangun bersama-sama, gambaran kasar ini biasanya disebut dengan sebutan low/high-fidelity wireframe. Pada tampilan wireframe hanya akan terlihat beberapa komponen penting saja atau inti utama tujuan aplikasi tersebut dibangun misalnya ingin membantu orang membeli tiket bioskop secara online, jadi halaman yang dibuat hanya halaman penting saja seperti halaman browse movie, details, checkout, dan payment gateway. 2) Membuat visual design yang menarik Apabila wireframe sudah disetujui oleh beberapa pihak di dalam perusahaan maka bisa dilanjutkan proses pembuatan visual design. Pada tahap ini UI UX designer akan memberikan sentuhan design yang baik sehingga hasil akhir dari aplikasi tersebut bisa jadi lebih menarik perhatian pengguna dan membuat mereka betah menggunakannya. Semakin lama pengguna betah menggunakan aplikasi maka semakin besar juga pertumbuhan bisnis yang akan dimiliki oleh perusahaan tersebut. Beberapa tanggung jawab UI UX designer lainnya adalah sebagai berikut: Memahami brief sebuah projek aplikasi dan websiteMengumpulkan informasi terkait fitur apa saja yang perlu dibangunMeng-interview calon pengguna untuk mendapatkan feedbackMembuat wireframe, visual design, dan prototypeMelakukan usability-testing pada design bersama pengguna Kebanyakan orang berpikir bahwa UI UX designer hanya fokus membuat tampilan design menarik saja menggunakan software Figma, Adobe XD, Principle, dan lainnya. Well, faktanya mereka juga lebih sering menghabiskan waktu untuk berdiskusi dengan stakeholder seperti end-user, customers, partners, dan lainnya untuk mendapatkan banyak insights terbaru. Aplikasi yang sukses harus didasari dengan hasil riset dan desain yang baik sehingga dapat memberikan impact bagus kepada setiap penggunanya Jadi bagaimana? apakah kamu tertarik juga ingin berkarir sebagai UI UX designer di tahun 2024 ke depan? saya punya beberapa kelas online gratis untuk belajar UI UX design dari nol sampai bisa menghasilkan portfolio pertama. Kamu sekarang juga bisa kunjungi website BuildWithAngga lalu memilih alur belajar UI UX designer yang tersedia di sana dan menyelesaikan beberapa kelas gratis buatan mentor berpengalaman dari perusahaan terkenal. Semoga beruntung ya, sampai jumpa.

Kelas 3 Software Untuk Membuat Flowchart Programmer di BuildWithAngga

3 Software Untuk Membuat Flowchart Programmer

Pada artikel sebelumnya kita telah mengenal apa itu flowchart beserta dengan manfaat dan contohnya, saya rasa kamu sudah mengerti dan tertarik untuk belajar membuat flowchart pertama untuk sebuah projek latihan atau freelance. Saya memiliki beberapa rekomendasi software yang biasanya digunakan oleh teman-teman programmer expert saya ketika awal mereka mengerjakan module terbaru di dalam sebuah projek kecil dan besar untuk jangka panjang. Software yang akan saya bagikan memiliki keuntungan sebagai berikut: Gratis digunakan berkali-kaliTidak perlu install, dapat digunakan secara online via ChromeTersedia A.I untuk mempercepat pekerjaanDapat undang teman agar berkolaborasi 1) Miro Miro adalah sebuah web apps yang membantu designer, developer, programmer, project manager, dan lainnya dalam berkolaborasi mengerjakan sebuah projek dengan baik. Pada software miro kita dapat membuat flowchart dengan mudah dikarenakan mereka sudah menyediakan berbagai template yang biasanya sering digunakan oleh programmer lain. Keuntungan dalam menggunakan sofware Miro adalah sebagai berikut: Tidak perlu didownload dan install terlebih dahuluTersedia free trial untuk satu projekDapat berkolaborasi secara tim atau individu 2) Whimsical Whimsical hampir mirip seperti Miro, kita tidak perlu menginstallnya terlebih dahulu sehingga lebih praktis lagi dalam mengerjakan projek yang membutuhkan sebuah flowchart sederhana atau juga complex. Pada whimsical kita bisa menggabungkan flowchart dengan kebutuhan lainnya misalnya sticky notes di dalam satu dokumen sehingga lebih efisien lagi ketika berkolaborasi bersama dengan tim. Whimsical juga memberikan keuntungan bagus seperti: Tersedia A.I sehingga proses kerja lebih cepatDapat digunakan untuk lebih dari 3 projekTidak perlu menggunakan kartu kredit 3) LucidChart LucidChart telah dipercaya oleh jutaan programmer sejak dahulu kala sehingga komunitas besar lebih familiar dengan lucidchart dibandingkan software lainnya dalam membuat sebuah flowchart menarik dan mudah dipahami oleh seluruh stakeholder. Perusahaan besar seperti Adobe, Cisco, Amazon, dan lainnya telah menggunakan software lucidchart dalam membuat projek beserta flowchart sehingga mendapatkan hasil maksimal pada bisnis mereka. Sofware lucidchart bagus untuk kita gunakan karena memberikan keuntungan: Template menarik siap digunakanDapat digunakan pada berbagai deviceTersedia free-trial untuk latihan bikin flowchart Penutup Well, berikut beberapa software rekomendasi saya apabila kamu ingin latihan membuat flowchart pertama sebagai website developer atau programmer. Jujur aja bahwa saya juga sering menggunakannya ketika bekerja sebagai UI UX designer karena memang sebagai designer juga perlu latihan agar dapat berkomunikasi dengan baik bersama tim developer. Semoga bisa bermanfaat dan sampai jumpa pada tips lainnya.

Kelas Mengenal Flowchart: Fungsi, Jenis, Simbol, dan Contohnya di BuildWithAngga

Mengenal Flowchart: Fungsi, Jenis, Simbol, dan Contohnya

Apabila kita ingin membangun sebuah startup yang dapat membantu orang-orang memenuhi kebutuhan mereka seperti membeli makanan, tiket pesawat, nonton film terbaru, dan lainnya dilakukan secara online maka kita perlu membuat projek Minimum Viable Product (MVP) terlebih dahulu. Setiap Minimum Viable Product yang dibangun membutuhkan beberapa flowchart khusus agar seluruh stakeholder pada startup kita lebih cepat paham bagaimana alur dari projek dan bisnis yang akan kita terapkan dan bangun untuk pengguna. Pada kali ini kita akan coba memahami penjelasan flowchart beserta dengan manfaat utamanya. Flowchart adalah tampilan yang menunjukkan sebuah proses atau algoritma untuk menjelaskan bagaimana sebuah alur dari projek tersebut bekerja. Flowchart digambarkan dengan berbagai bentuk seperti diamond, persegi panjang, jajar genjang, dan sebagainya. Tujuan utama mengapa flowchart dibuat Kita perlu membuat flowchart apabila ingin berkolaborasi dengan tim lainnya di dalam sebuah perusahaan, flowchart dapat menjelaskan secara details dan bertahap terkait bagaimana sebuah proses bekerja dari satu kepada satunya lagi. Sehingga setiap stakeholder pada projek tersebut dapat menyimpulkan apa saja yang perlu mereka kerjakan agar projek tersebut dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya. Flowchart dalam membuat proses kolaborasi antara designer dan developer menjadi lebih baik dan menghasilkan progress besar untuk projek. Contoh sederhana sebuah flowchart pada projek Misalnya kita ingin bantu orang membeli kue ulang tahun melalui aplikasi, jadi hal yang pertama adalah pengguna membuka aplikasi → memilih lokasi toko terdekat → memilih jenis kue ulang tahun → mengisi alamat kue akan diantarkan → membayar pesanan → selesai. Apabila tim developer melihat contoh flowchart sederhana di atas maka mereka langsung mengerti ‘oh ternyata harus bikin fitur GPS nih untuk aktifkan lokasi terdekat’. Tanpa adanya sebuah flowchart maka seluruh tim akan sulit membayangkan bagaimana projek tersebut bekerja dan membantu banyak pengguna kedepannya nanti. Biasanya flowchart dibuat oleh designer bersama dengan developer dan apabila sudah selesai selanjutnya ditampilkan kepada stakeholder lainnya Berbagai bentuk di dalam sebuah flowchart Sebelum kita latihan bikin flowchart pertama maka perlu memahami bentuk-bentuk di dalam sebuah flowchart agar kita mengerti bentuk apa saja yang perlu kita gunakan berdasarkan dengan tujuan mereka masing-masing. Bentuk Oval untuk memulai atau mengakhiri sebuah flowBentuk Line digunakan untuk menghubungkan dari satu proses kepada proses lainnyaBentuk Diamond digunakan untuk membuat keputusan dengan sebuah validasi misalnya apakah pengguna sudah login? (Yes/No)Bentuk Parallelogram pada flowchart digunakan untuk membantu pengguna mengisi inputan seperti nama, alamat, nomor handphone merekaBentuk Rectangle merepresentasikan sebuah proses dari input yang sudah diberikan oleh pengguna dan nanti hasilnya akan ditampilkan kembali pada bentuk Parallelogram Kapan waktu yang tepat membuat flowchart? Sebenarnya membuat flowchart tidak harus ketika ingin membangun startup pertama kita saja ya, tapi bisa dibuat untuk perusahaan yang sudah besar dan ingin membangun fitur atau layanan terbaru untuk menumbuhkan bisnisnya. Flowchart wajib dibuat apabila projek tersebut melibatkan banyak divisi lain seperti marketing, developer, designer, sales, dan divisi lainnya. Mereka wajib tahu dan paham tentang projek tersebut agar mereka dapat mengerjakan tugasnya masing-masing dengan baik. Kesimpulan utama dari flowchart Kamu wajib membuat flowchart ya, biasakan hal tersebut, karena dapat membantu diri kita menjadi lebih professional di dalam sebuah tim. Kita perlu ingat bahwa tidak semuanya mengerti bagaimana kita berpikir apabila kita tidak dapat menjelaskannya dengan details dan terperinci, oleh karena itu membuat flowchart adalah hal yang penting. Kamu bisa periksa kelas gratis di BuildWithAngga apabila ingin mempelajari proses pembuatan flowchart sebagai seorang website developer atau ui ux designer sehingga dapat memberikan hasil pekerjaan lebih maksimal kepada perusahaan tempat kamu bekerja saat ini. Well, see you again in the next tips.

Kelas Passive Income Terbaik Untuk Para UI UX Designer 2024 di BuildWithAngga

Passive Income Terbaik Untuk Para UI UX Designer 2024

Mulai dari sekarang wajib membangun passive income sebagai penghasilan tambahan dan juga jaga-jaga apabila di masa depan kita terkena PHK dari perusahaan tempat kita bekerja. Sebagai UI UX designer, kita memiliki banyak peluang dalam mendapatkan penghasilan tambahan yang bahkan nantinya bisa jadi lebih besar dari gaji bulanan kita. Saran saya untuk memulai beberapa hal berikut, kamu wajib memiliki skills UI UX design yang baik terlebih dahulu misalnya sudah pernah menyelesaikan projek design mulai dari research, usability-testing, development, dan deployment. Namun apabila kamu belum memiliki skills tersebut maka bisa pelajari kelas-kelas gratisnya di website BuildWithAngga. Berjualan UI UX Design Kit Templates Sejujurnya banyak perusahaan yang sedang ingin mencoba bisnis model terbaru dan mereka biasanya mengejar cepat rilis hanya untuk memvalidasi apakah bisnis model tersebut berhasil dalam menumbuhkan perusahaan mereka. Banyak sekali UI UX designer dari perusahaan tersebut lebih memilih untuk membeli UI kit yang sudah dibuat oleh designer lainnya. Mereka nanti hanya perlu memodifikasi UI kit tersebut sesuai dengan kebutuhan projek yang ingin diselesaikan sehingga dapat menghemat waktu serta budget yang besar dibandingkan harus mendesain aplikasi dari awal. Kita bisa mulai memperbanyak template Figma dan menjualnya di berbagai website seperti Envato, Uplab, Shaynakit, UI8, dan website lainnya. Kita dapat menghasilkan ribuan dollar hanya dalam sekali kerja saja karena yang namanya digital product itu dapat dijual secara unlimited hanya dalam sekali kerja, well, mungkin hanya perlu kita maintain saja ya dari waktu ke waktu agar produk UI kit yang kita jual tetap laris. Mencoba Affiliate Marketing Produk Digital Apabila kita saat ini suka mendesain aplikasi yang menggunakan banyak foto makanan, tempat wisata, manusia, mobil, dan juga sebagainya. Maka kita bisa menjadi affiliator dari website penyedia foto tersebut seperti Shutterstock, Unsplash, dan lainnya. Kita hanya perlu mendesain template website sederhana yang akan dibagikan secara gratis kepada orang-orang, dan apabila mereka membutuhkan foto-foto pada template tersebut maka mereka bisa membelinya menggunakan link affiliate yang telah kita sediakan dengan baik. Agar hasil affiliate marketing lebih cepat dan banyak maka saya bisa sarankan untuk membuat beberapa template UI design yang eye-catching sehingga banyak designer lain tertarik untuk menggunakan template buatan kita. Menjual Tips UI UX Design UI UX design akan selalu berkembang pada setiap tahunnya, apa yang telah kita pelajari saat ini dan tahun depan akan terasa jauh berbeda. Para UI UX designer juga dituntut untuk terus mempelajari teknik-teknik design terbaru agar dapat memberikan kontribusi terbaik untuk perusahaan tempat mereka bekerja. Apabila saat ini kita seorang UI UX designer yang memiliki bakat dalam mengajar dan mempelajari hal baru dengan cepat, maka kita bisa mencoba untuk berjualan ilmu dan memberikan arahan terbaik untuk setiap murid kita. Ebook atau kelas online adalah kedua hal yang sering laku untuk saat ini, tapi kita perlu pastikan kembali ilmu dan cara penyampaian yang kita berikan sudah semaksimal mungkin agar kualitasnya juga terjaga. Menjual ebook atau kelas online membutuhkan usaha yang lebih besar dibandingkan UI kit atau affiiliate marketing, karena kita diwajibkan untuk terus update materi pada kelas dan ebook tersebut demi mengikuti perkembangan teknologi. Okaaaaay, berikut beberapa hal yang sejauh ini saya lakukan untuk meningkatkan passive income sebagai UI UX designer, perlu diingat bahwa kita harus benar-benar mencintai hal tersebut agar hasilnya juga lebih maksimal karena ada reputasi diri kita sebagai designer yang dipertaruhkan (bukan hanya mengejar uang saja). Kunjungi website BuildWithAngga untuk mendapatkan arahan UI UX design terbaru dan beberapa kelas gratis yang dapat meningkatkan karirmu 200% lebih cepat dibandingkan belajar sendirian, cobain dulu saja jika tidak percaya. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya.

Kelas 3 Tips Membuat Tampilan User Interface Design Lebih Eye-Catching di BuildWithAngga

3 Tips Membuat Tampilan User Interface Design Lebih Eye-Catching

User-interface design adalah sebuah element penting yang wajib kita perhatikan dalam membangun aplikasi website atau mobile. User-interface design yang menarik dapat membuat pengguna aplikasi menjadi lebih betah ketika menggunakan aplikasi kita dalam mencapai tujuan mereka masing-masing seperti membeli tiket pesawat, memesan makanan, atau mencari teman baru. Sebagai seorang UI UX designer maka ada beberapa hal yang perlu dilakukan sehingga tampilan UI design sesuai dengan target pengguna dan memberikan experience yang baik. Menggunakan Hick’s Law Sebaiknya ketika mendesain sebuah halaman di dalam aplikasi, kita hanya perlu menampilkan beberapa elemen penting saja sesuai dari konteks dari halaman tersebut. Misalnya kita sedang mendesain halaman pembayaran, maka yang perlu kita lampirkan bisa seperti: Nama lengkap, alamat rumah, dan nomor HPMetode pembayaran (apakah transfer manual/credit card)Kode promo sehingga memberikan potongan hemat Kita tidak perlu menambahkan bagian yang kurang penting seperti produk terpopuler atau banner promo lainnya. Biarkan tampilan desain tersebut tetap minimalist sehingga tidak mengganggu perhatian pengguna. Kamu bisa mengenal lebih jauh lagi tentang Hick’s Law pada website resmi LawsofUX. Membatasi Penggunaan Warna Utama Berdasarkan pengalaman saya pribadi selama 8 tahun lebih mendesain tampilan UI design, saya telah mempelajari cara mengkombinasikan warna-warna sehingga projek terlihat lebih eye-catching tanpa merusak selera mata pengguna. Well, kita perlu membatasi warna utama dari aplikasi/website tersebut, misalnya hanya menggunakan dua warna utama yaitu Biru tua dan Biru muda. Namun, kita tidak perlu membatasi warna-warna tambahan lainnya yang menjadi accent colors. Pada bagian yang tidak perlu di-highlight dalam UI design dapat menggunakan warna tersier misalnya menggunakan warna turunan dari warna utama yang saat itu sedang digunakan, misalnya judul makanan berwarna Navy sedangkan kategori makanan bisa berwarna Navy yang lebih pudar sehingga seperti warna abu-abu. Menerapkan Visual Hierarchy pada UI Design Visual Hierarchy adalah sebuah proses yang bagaimana kita mengatur berbagai komponen penting di dalam sebuah layout yang sama. Kita perlu mengatur berdasarkan dari kepentingan komponen tersebut, jadi komponen mana yang harus lebih besar dan mana yang sebaiknya kecil saja karena kurang penting. Visual Hierarchy yang baik dapat membantu pengguna menyadari dan menemukan sesuatu dengan cepat, misalnya aplikasi tabungan dan halaman tersebut bertujuan untuk membantu pengguna melihat saldo tersedia disertai dengan transaksi terbarunya. Ketika mendesain tampilan UI maka kita perlu posisikan diri kita juga sebagai pengguna dari aplikasi tersebut, apakah layout yang kita design dapat membantu pengguna menemukan yang mereka butuhkan dengan cepat? karena jika tidak maka kita perlu meningkatkannya kembali sehingga pengguna dapat menghemat waktu dan semakin betah menggunakan aplikasi kita. Well, begitulah beberapa tips utama yang sering saya gunakan dalam membuat tampilan UI design menggunakan software gratis yaitu Figma yang bukan hanya eye-catching tapi juga dapat memberikan customer experience terbaik dan dapat meningkatkan pertumbuhan bisnis pada perusahaan tempat saya bekerja. Jika kamu penasaran dengan hasil karya buatan saya, maka bisa kunjungi profile Dribbble milik saya yang bisa kamu jadikan referensi projek UI design kedepannya nanti. Sampai jumpa lagi pada artikel-artikel terbaru selanjutnya ya.

Kelas Katalon Studio for Automation Test di BuildWithAngga

Katalon Studio for Automation Test

Pengertian Katalon adalah sebuah platform pengujian perangkat lunak yang digunakan untuk otomatisasi pengujian perangkat lunak dan aplikasi web. Katalon mudah digunakan dengan antarmuka grafis yang mudah dipahami, di mana kita dapat merekam aksi-aksi yang dilakukan pada aplikasi web dan mengonversikannya menjadi skenario pengujian otomatis. Selain itu, kita dapat menulis skenario pengujian secara manual menggunakan bahasa skrip seperti Gherkin atau Groovy. Kita bisa mengunduh Katalon studio disini. Beberapa fitur Katalon diantaranya : Perekaman Otomatis: Katalon memungkinkan merekam aksi yang dilakukan pada aplikasi web untuk membuat skenario pengujian otomatis.Pengelolaan Proyek: Kita dapat mengelola proyek pengujian dengan mudah melalui antarmuka pengguna.Integrasi: Katalon dapat diintegrasikan dengan alat-alat pengembangan dan manajemen tugas seperti JIRA, Jenkins, Git, dan lainnya.Reporting: Katalon memberikan laporan tentang hasil pengujian, termasuk informasi tentang keberhasilan pengujian, kegagalan dan kesalahan.Testing cross browser: Katalon mendukung pengujian silang peramban, yang memungkinkan kita menguji aplikasi web di berbagai peramban dengan mudah. Mengenal Apa itu Groovy ? Groovy adalah bahasa pemrograman yang digunakan dalam Katalon untuk menulis skenario pengujian otomatis, scripting, dan tugas-tugas lainnya. Groovy adalah bahasa yang berjalan di atas Java Virtual Machine (JVM) dan memiliki sintaks yang mirip dengan Java, tetapi dengan beberapa fitur yang membuatnya lebih ekspresif dan mudah digunakan. Groovy digunakan untuk diantaranya sebagai berikut : Menulis Skrip Pengujian Manual: Kita dapat menggunakan Groovy untuk menulis skenario pengujian otomatis secara manual, memberikan fleksibilitas lebih dalam mengontrol alur pengujian dan tindakan yang diambil.Menggunakan Fungsi dan Metode: Kita dapat menggunakan Groovy untuk memanggil fungsi-fungsi dan metode-metode yang disediakan oleh Katalon, serta membuat fungsi-fungsi kustom sendiri.Manipulasi Data: Groovy memungkinkan kita melakukan manipulasi data dengan mudah, seperti mengubah format tanggal, mengolah string, atau memanipulasi struktur data.Interaksi dengan Komponen Aplikasi: Dengan Groovy, kita dapat berinteraksi dengan komponen-komponen aplikasi web, seperti mengisi formulir, mengklik tombol, atau memeriksa elemen-elemen pada halaman web. Berikut adalah contoh Groovy : Mengenal Kegunaan Spy web pada Katalon Spy Web adalah fitur dalam Katalon Studio yang digunakan untuk mengidentifikasi elemen-elemen pada halaman web yang akan digunakan dalam skenario pengujian otomatis. Fitur ini membantu untuk mengumpulkan informasi tentang elemen-elemen tersebut, seperti id, nama, kelas CSS, XPath, dan lainnya, sehingga kita dapat dengan mudah mengakses dan berinteraksi dengan elemen-elemen ini dalam skrip pengujian. Berikut adalah beberapa kegunaan utama dari Spy Web dalam Katalon: Identifikasi Elemen: Spy Web memungkinkan kita mengidentifikasi elemen-elemen pada halaman web, seperti tombol, input teks, tautan, dan lainnya. Anda dapat melihat atribut-atribut yang unik untuk setiap elemen ini.Menggunakan Atribut sebagai Pengenal: Setelah mengidentifikasi elemen dengan Spy Web,kita dapat menggunakan atribut-atribut seperti id, XPath, atau CSS selector sebagai pengenal untuk berinteraksi dengan elemen-elemen tersebut dalam skenario pengujian kita.Membuat Objek Pengujian: Setelah mengidentifikasi elemen dengan Spy Web, kita dapat membuat objek pengujian (Test Objects) yang mewakili elemen-elemen tersebut. Ini memudahkan kita untuk mengorganisasi dan mengelola elemen-elemen yang akan digunakan dalam skenario pengujian.Mendukung Otomatisasi: Spy Web membantu kita dalam membangun skenario pengujian otomatis dengan cepat. kita dapat dengan mudah menemukan dan mengidentifikasi elemen-elemen yang diperlukan untuk menguji berbagai fitur aplikasi web. Contoh penggunaan spy web : Mengenal Apa itu object repository ? Object Repository adalah fitur yang digunakan dalam Katalon Studio (dan juga pada alat pengujian lainnya) untuk mengelola elemen-elemen (objek-objek) yang akan digunakan dalam skenario pengujian otomatis. Fitur ini bertujuan untuk memisahkan definisi elemen-elemen dari skrip pengujian, sehingga memudahkan dalam mengelola dan memelihara skenario pengujian. Berikut adalah beberapa kegunaan utama dari Object Repository dalam Katalon: Organisasi yang Lebih Baik: Dengan menggunakan Object Repository, kita dapat mengorganisasi elemen-elemen berdasarkan halaman web atau fitur yang berkaitan. Ini membantu dalam menyusun dan mengelompokkan elemen-elemen untuk setiap bagian aplikasi.Penggunaan Atribut yang Tepat: Object Repository memungkinkan untuk menyimpan berbagai atribut elemen, seperti id, XPath, atau CSS selector. Kita dapat memilih atribut yang paling cocok untuk pengenal elemen yang stabil.Penting untuk Kolaborasi: Saat bekerja dalam tim, Object Repository membantu dalam berbagi dan bekerja secara kolaboratif pada definisi elemen-elemen. Semua anggota tim dapat mengakses dan menggunakan elemen-elemen yang telah didefinisikan.Membuat Skrip Lebih Bersih: Dengan memisahkan definisi elemen dari skrip pengujian, skrip pengujian kita menjadi lebih bersih dan mudah dibaca. Skrip fokus pada logika pengujian, sementara elemen-elemen dikelola secara terpisah. Contoh Object repository : Mengenal Test cases pada Katalon Test cases (kasus uji) dalam Katalon memiliki fungsi utama untuk mendefinisikan langkah-langkah yang harus dijalankan dalam pengujian otomatis. Setiap test case merupakan serangkaian instruksi yang menggambarkan bagaimana aplikasi atau sistem harus diuji dan diuji apa yang diharapkan dari hasil pengujian tersebut. Test cases membantu untuk mengatur, mengotomatisasi, dan menjalankan serangkaian skenario pengujian untuk memastikan bahwa aplikasi berfungsi sebagaimana mestinya. Berikut adalah beberapa fungsi utama dari test cases dalam Katalon: Mendefinisikan Skenario Pengujian: Test case menguraikan skenario pengujian yang akan dilakukan, termasuk langkah-langkah apa yang harus diambil dalam urutan tertentu.Mengotomatisasi Pengujian: Test case berfungsi sebagai kerangka kerja untuk mengotomatisasi langkah-langkah pengujian. Kita dapat menggunakan script atau aksi-aksi yang telah direkam untuk menjalankan skenario pengujian secara otomatis.Verifikasi Fungsionalitas: Test cases memverifikasi apakah fungsionalitas aplikasi sesuai dengan spesifikasi yang diharapkan. Setiap test case menjelaskan tindakan yang harus diambil dan hasil yang diharapkan.Dokumentasi Pengujian: Test cases juga berfungsi sebagai dokumentasi formal tentang cara melakukan pengujian. Ini membantu tim pengembang dan pengujian untuk memahami apa yang diuji dan bagaimana melakukannya. Contoh test case : Mengenal Test Suites pada Katalon Test suite (kelompok uji) dalam Katalon adalah kumpulan test cases yang dikelompokkan bersama untuk dijalankan secara bersamaan. Fungsi utama dari test suite adalah mengatur dan menjalankan serangkaian test cases dengan cara yang terstruktur dan terkoordinasi. Test suite membantu dalam mengelompokkan dan mengatur pengujian otomatis yang lebih besar dan kompleks menjadi unit yang lebih teratur. Berikut adalah beberapa fungsi utama dari test suite dalam Katalon: Pengaturan Pengujian: Test suite memungkinkan dalam mengelompokkan beberapa test cases yang berkaitan menjadi satu kesatuan, sehingga kita dapat menjalankannya dengan mudah sebagai satu kelompok.Pengujian End-to-End: Dalam aplikasi yang lebih besar dan kompleks, test suite dapat digunakan untuk menguji alur pengujian end-to-end yang melibatkan beberapa fitur dan komponen.Pengujian pada Berbagai Kasus: Kita dapat membuat beberapa test suites untuk menguji aplikasi dalam berbagai skenario, kondisi, atau perubahan konfigurasi.Mengoptimalkan Waktu: Dengan menjalankan beberapa test cases dalam satu waktu (batch), kita dapat mengoptimalkan penggunaan waktu untuk menjalankan pengujian otomatis. Contoh Test suites : Mengenal fitur Reports pada Katalon Fitur pelaporan membantu untuk memahami status pengujian, hasil pengujian, dan masalah yang mungkin muncul dalam aplikasi atau sistem yang sedang diuji. Katalon Studio menyediakan berbagai jenis laporan yang dapat membantu untuk menganalisis hasil pengujian dengan lebih baik. Contoh fitur Reports: Kesimpulan Berdasarkan penjelasan diatas, kita sudah tahu kegunaan software katalon studio dalam pengetesan automasi (automation testing). Kembangkan diri kamu melalui kelas online di Buildwithangga. Disini terdapat beberapa kelas untuk kamu yang ingin menjadi Software Quality Assurance loh! Kamu bisa belajar pada kelas ini untuk mengenal karir software quality assurance dan memahami beberapa jenis testing yang perlu kita lakukan. Terimakasih sudah membaca 🤩🙌🏻

Kelas Kelebihan Software Quality Assurance di industri Start Up di BuildWithAngga

Kelebihan Software Quality Assurance di industri Start Up

Industri startup adalah sektor ekonomi yang terdiri dari perusahaan-perusahaan inovatif yang berfokus pada pengembangan produk dan sering kali menggunakan teknologi yang sedang up to date. Tujuan utama dari sebagian besar perusahaan startup adalah untuk mencapai kesuksesan jangka panjang, yang dapat diukur dalam berbagai cara, termasuk mencapai profitabilitas, pertumbuhan pendapatan yang signifikan, atau akuisisi oleh perusahaan yang lebih besar. Industri startup mencakup berbagai sektor, termasuk teknologi informasi, kesehatan, keuangan, e-commerce, transportasi, pendidikan, dan banyak lagi. Ini adalah tempat berkembangnya inovasi dan perubahan yang dapat mengubah cara kita hidup, bekerja, dan berinteraksi. Bekerja sebagai Software Quality Assurance (SQA) di industri startup memiliki beberapa kelebihan unik yang membuat peran ini menarik dan berharga dalam konteks bisnis yang berkembang pesat. Kelebihan Software Quality Assurance di industri Start Up 1. Pengaruh Langsung terhadap Produk Di lingkungan startup, dalam proses pengembangan produk tentunya lebih banyak mengalami perubahan. Sebagai seorang SQA, Kita dapat memiliki pengaruh langsung pada perubahan-perubahan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas produk dan merespons umpan balik pelanggan secara cepat. 2. Berperan dalam Inovasi Start-up seringkali mendorong inovasi dan lebih banyak eksperimen yang digunakan. SQA dapat berperan dalam merancang strategi pengujian yang mendukung pengembangan inovasi dan solusi baru yang unik. 3. Fleksibilitas dan Diversifikasi Tugas Di startup, SQA mungkin harus melakukan berbagai tugas yang melampaui pengujian perangkat lunak. Kita dapat berpartisipasi dalam berbagai aspek pengembangan, termasuk desain produk, pengujian, dan pemantauan performa. 4. Pembelajaran Cepat Di lingkungan yang cepat berubah seperti startup, Kita dapat belajar dengan cepat tentang berbagai aspek bisnis, teknologi, dan industri. Ini dapat mengembangkan keterampilan dan membuat kita menjadi profesional yang lebih serba bisa. 5. Pengaruh dalam Budaya Perusahaan Dalam startup, Kita akan terlibat dalam pengembangan produk dari awal hingga peluncuran. Ini memberi pemahaman yang mendalam tentang proses pengembangan produk yang berharga. Namun, penting untuk diingat bahwa bekerja di startup juga dapat menantang. Kita mungkin dihadapkan pada tekanan untuk menghasilkan hasil dalam waktu singkat, serta memiliki tanggung jawab yang beragam. Fleksibilitas, kerja keras, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat adalah atribut yang penting dalam peran SQA di lingkungan startup. Kesimpulan Secara keseluruhan, bekerja sebagai SQA di industri startup dapat memberikan pengalaman yang berharga, pertumbuhan pribadi yang cepat, dan kontribusi langsung terhadap kesuksesan perusahaan. Sebagai Software quality assurance kita bisa menggunakan tahapan kerja dengan metode SDLC yaitu Siklus Hidup Pengembangan Perangkat Lunak (Software Development Life Cycle) yaitu serangkaian tahapan yang harus dilewati oleh tim pengembang perangkat lunak untuk merancang, mengembangkan, menguji, dan mengimplementasikan perangkat lunak. Dalam SDLC, peran Software Quality Assurance (SQA) memegang peran penting untuk memastikan bahwa perangkat lunak yang dihasilkan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan dan memenuhi kebutuhan pengguna. Untuk kamu yang ingin mencoba memulai karir sebagai seorang software quality assurance, kamu bisa mulai belajar sekarang di Buildwithangga. untuk kamu yang baru mengenal SQA, kamu bisa langsung pelajari kelas ini 🤩🙌🏻

Kelas Ketahui Berbagai Metode UX dalam Maksimalkan Produkmu di BuildWithAngga

Ketahui Berbagai Metode UX dalam Maksimalkan Produkmu

Bagi kamu seorang UX Designer, pastinya tidak akan asing dalam melakukan penerapan berbagai macam metode untuk mendukung pengoptimalan User Experience yang baik bagi user. UX yang baik dan memuaskan akan meningkatkan reputasi produkmu sebagai high-quality brand bagi user. Namun, sebelum lebih jauh membahas UX dalam produk, terlebih dahulu kamu perlu mengetahui roles utama seorang UX Designer. Terutama kaitannya dengan pengembangan produk. Ketahui Berbagai Metode UX dalam Maksimalkan Produkmu UX Designer UX Designer memiliki fokus peran untuk menciptakan kesan positif pada pengalaman pengguna saat terlibat langsung dengan produk digital yang akan kita buat seperti website atau aplikasi mobile. UX Design juga berperan dalam menganalisis perilaku user terhadap suatu produk digital. Nah, disinilah UX Design akan berkoneksi dengan bisnis dalam melakukan pengoptimalan produk jadi lebih baik lagi. Itu sebabnya, mengapa sebuah bisnis produk digital —kategori apapun itu membutuhkan seorang UX Designer. Proses UX Dalam merancang suatu produk digital, lumrahnya kita akan melalui berbagai macam tahapan untuk mencapai final product yang memenuhi ekspektasi konsumen. Hal sama dilakukan pada proses UX Design. Secara umum, Proses Desain UX yang perlu kamu ketahui adalah seperti pada diagram berikut. Tahapan Proses UX Dari sini kita bisa memahami bahwa User Research adalah langkah pertama dan paling utama untuk mendefinisikan suatu produk baik itu awal pengembangan maupun optimalisasi. Dalam melaksanakan User Research sendiri, seorang UX Designer bisa menggunakan berbagai metode sesuai kebutuhannya. Setiap metode memiliki tujuan dan kegunaannya masing-masing. Hal Penting Sebelum Lakukan Riset Sebelum melakukan UX Research, beberapa hal berikut dapat kamu siapkan lebih dahulu. Hal ini akan sangat memudahkan dalam melaksanakan setiap proses kedepannya karena kamu telah punya fondasi pemahaman yang kuat. User Experience Research Definisikan Tujuan Mulai breakdown apa yang menjadi tujuan utamamu melakukan riset ini. Hal ini bisa dipermudah dengan mengidentifikasi masalah yang pertama kali muncul. Tetapkan tujuan riset dan jadikan hal tersebut pedoman utama sehingga cakupan risetmu tidak terlalu jauh dan keluar dari konteks penelitianmu. Identifikasi Target Produk Pahami siapa saja yang menjadi sasaran target produk digitalmu. Pemahaman ini bisa dilakukan dengan observasi secara umum dan menyeluruh. Maka dari itu, pentingnya skill analisis perilaku konsumen bagi seorang UX Designer sangat dibutuhkan. Dengan mengidentifikasi produk, kamu dapat melakukan segmentasi terkait berbagai macam kategori yang mempengaruhi penggunaan seperti faktor harga, kualitas, pemasaran, dan lain-lain. Agar lebih mudah, kamu bisa menyusun User Persona dari identifikasi target produk. Penyusunan User Persona secara lebih dalam bisa kamu pelajari pada Learn UX User Persona Rencanakan Riset Terstruktur Sebelum terjun langsung dalam melakukan riset. Ada baiknya tetap berada dalam jalur yang jelas (on track), salah satunya dengan menyusun jadwal riset. Dengan ini, mulai tentukan kapan riset dimulai dan berakhir, berapa lama riset akan berlangsung, serta definisikan berbagai komponen details dari setiap tahapan riset tersebut. Kamu juga dapat mengkomunikasikan rencana riset ini terlebih dahulu dengan stakeholder terkait agar tidak menjadi miskomunikasi dalam memaksimalkan pengembangan produk. Juga, untuk memastikan bahwa setiap langkah yang diambil oleh UX Designer menghasilkan dampak nyata terhadap pengembangan produk di masa depan. Sesuaikan Metode Tentukan metode yang tepat dan efisien menurutmu. Efisien dalam hal ini juga dapat disesuaikan dengan tujuanmu. Apakah memerlukan hasil yang detail dalam waktu cepat? Apakah memerlukan pendapat terbuka yang dapat memberikan insight produk kedepannya? Kamu dapat menentukan pemilihan berbagai metode yang tepat sesuai dengan petunjuk dibawah ini. Metode UX Research Terdapat berbagai metode untuk memaksimalkan risetmu. Ingat! Selalu garis bawahi tujuan dan kebutuhanmu dahulu sebelum lakukan berbagai riset ini. Agar hasil dari riset dapat kamu kelola dengan maksimal. User Interview User Interview Interview pengguna dilakukan secara spesifik dengan menunjuk pengguna potensial. Kamu bisa mencari seorang user sesuai target produkmu, pastikan bahwa user tersebut bersedia memberikan perspektifnya sebagai pengguna untuk tunjang produkmu. Metode interview ini akan memberikan hasil berupa gambaran umum terkait produk digitalmu dari perspektif user. Setiap kata atau kalimat yang diucapankan user dapat kamu interpretasikan kedalam sebuah poin-poin. Kumpulan berbagai macam poin-poin penting dari setiap pengguna dapat dijadikan bahan pertimbangan mengambil keputusan dalam menciptakan UX yang memenuhi ekspektasi mereka terhadap produk digitalmu. FGD Focus Group Discussion FGD atau Focus Group Discussion merupakan metode dimana seorang UX Designer akan mengumpulkan berbagai user potensial dalam satu lingkup untuk mendiskusikan kebutuhan mereka. Sebagai penengah dalam forum ini, kamu dapat memberikan berbagai pertanyaan yang dapat men-trigger user untuk mengemukakan pendapat mereka. Dalam hal ini, peran UX Designer adalah melakukan pencatatan dari berbagai perspektif tersebut dan pengkondisian forum agar tetap optimal berada pada satu topik yang jelas. Metode ini akan memberikan hasil berupa berbagai pandangan umum dari pengguna dengan waktu yang relatif cepat karena forum dilaksanakan dalam satu waktu. Studi Lapangan Studi ini dilakukan dengan melakukan in-depth research pada permasalahan yang dihadapi oleh user. Misalnya, melakukan observasi perilaku atau melakukan pencarian literatur mendukung. Pada metode studi lapangan ini, tetap perlu data penunjang yang valid dan akurat. Ingat! Hindari segala macam perspektif yang kamu secara pribadi terhadap produk digital. Kamu perlu keterlibatan pengguna secara langsung, karena produkmu kaitannya dengan user, bukan dengan diri sendiri semata. Surveys Survei Users Tiga metode sebelumnya telah menjelaskan bagaimana riset dilakukan untuk menghasilkan jenis data kualitatif. Kali ini, dengan menggunakan survei, kamu dapat mendapatkan data kuantitatif dari user. Dalam penyusunan survei, tidak sembarang pertanyaan dapat kamu cantumkan. Kita perlu melakukan cross-check berkali-kali untuk memastikan bahwa pertanyaanmu tidak rancu, memiliki makna ganda, atau susah dipahami. Beberapa kerangka kerja yang dapat membantu kamu untuk melakukan penyusunan pertanyaan seperti menggunakan : User Experience Questioner (UEQ) atau System Usability Scale (SUS). Affinity Diagram Dari berbagai hasil jenis data yang diperoleh, baik itu kualitatif atau kuantitatif. Kita dapat menghimpunnya dan melakukan pemetaan menurut kategori yang sama dalam Affinity Diagram. Dengan Affinity Diagram, berbagai pendapat user dapat terorganisir dengan visualisasi yang jelas. Sebagai UX Designer juga dapat dengan mudah mengambil keputusan apabila beberapa kebutuhan telah terkategorikan dengan rapi. Kesimpulan Itulah beberapa metode UX yang dapat kamu manfaatkan untuk pengembangan produkmu. Tentunya ada berbagai macam metode UX Research lainnya yang dapat kamu eksplorasi lebih jauh. Beberapa insight terkait penggunaan metode UX sebelumnya dapat dijadikan referensi untuk mengembangkan riset yang berkualitas untuk produkmu. Tidak hanya perlu melakukan riset user, sebagai UX Designer dalam pengoptimalan produk digital juga perlu diadakan evaluasi heuristik secara berkala. Pembelajaran lebih dalam terkait evaluasi heuristik dapat diakses pada UX Design Audits: Mastering Heuristic Evaluation with Figma Pahami potensi produkmu dan ambil peran dalam UX untuk optimalkan potensi tersebut. Kamu bisa pelajari selengkapnya secara gratis pada Kelas Online Gratis Intro to UX Design Research. Dengan penguatan fondasi UX, tidak hanya pemahaman perspektif konsumen yang kamu dapatkan, namun juga selangkah lebih dekat dalam memenuhi ekspektasi User terhadap produkmu.