Kelas Online Gratis
Beginner AI-Assistant DevOps: Linux, Docker, CI/CD & VPS
Released date March 2026
Last updated March 2026
Member
411 enrolled
Lesson Type
Ebook Only
Tingkatan
Sertifikat
Konsultasi
-45 lessons (7.93 hours)
Develop Your Skills
Kelas DevOps gratis ini cocok banget buat kamu yang mau mulai belajar cara kelola server dan deploy aplikasi seperti di dunia kerja nyata. Di kelas ini, kamu nggak cuma belajar teori DevOps, tapi juga langsung praktik membangun sistem yang production-ready dari nol sampai selesai.
Materi kelas ini lengkap banget. Mulai dari dasar Linux dan bash scripting buat kelola VPS, cara setup SSH yang aman, konfigurasi Nginx sebagai reverse proxy, manajemen process dengan PM2 dan Systemd, sampai firewall dan network security biar server nggak gampang diserang. Semua skill server yang dipakai DevOps engineer sehari-hari.
Setelah fondasi Linux selesai, kamu akan masuk ke Docker — belajar cara containerize aplikasi dengan Dockerfile yang efisien, orchestrasi multi-service dengan Docker Compose, Docker Registry untuk simpan dan distribusi image, sampai network isolation dan security hardening container. Semua dipraktikkan langsung dengan project CBT (Computer Based Test) sebagai studi kasus nyata.
Bagian yang paling seru adalah CI/CD dengan GitHub Actions. Kamu akan belajar cara bikin pipeline otomatis yang menjalankan testing, build Docker image, dan deploy ke VPS tanpa perlu SSH manual setiap kali ada perubahan kode. Termasuk juga cara kelola secrets dengan aman, setup rollback otomatis kalau deploy gagal, dan branch protection biar tidak ada kode bermasalah yang masuk ke production.
Di bagian akhir, kamu akan belajar monitoring production dengan Prometheus dan Grafana — bikin dashboard real-time yang menampilkan kondisi server, request rate, dan error rate. Plus load testing dengan k6 untuk tahu batas kemampuan server sebelum hari H, horizontal scaling biar aplikasi bisa handle lonjakan pengguna, dan strategi backup database dengan pendekatan 3-2-1 yang sudah terbukti.
Yang bikin kelas ini berbeda, setiap lesson dilengkapi dengan AI prompt siap pakai yang bisa kamu gunakan bersama Claude atau ChatGPT untuk debug masalah, review konfigurasi, dan mempercepat proses belajar.
Project utama di kelas ini adalah membangun dan mengoperasikan sistem CBT yang benar-benar production-ready — lengkap dengan pipeline CI/CD yang berjalan otomatis, dashboard monitoring Grafana, dan prosedur backup yang teruji. Project ini bisa langsung kamu jadikan portfolio saat melamar posisi DevOps Engineer, Junior Cloud Engineer, atau Full Stack Developer yang paham deployment.
Key Points
Belajar DevOps dari nol — Linux, bash scripting, SSH, Nginx, process management, firewall, hingga cron jobs di VPS.
Containerisasi aplikasi dengan Docker, Docker Compose, Registry, network isolation, health checks, dan security hardening.
Pipeline CI/CD otomatis dengan GitHub Actions — testing, build image, auto deploy, secrets management, dan rollback strategy.
Monitoring dengan Prometheus dan Grafana, load testing k6, horizontal scaling, backup database, dan production checklist.
Designed For
Cocok untuk developer yang sudah bisa coding tapi belum pernah deploy aplikasi ke VPS dan ingin belajar DevOps dari nol.
Cocok untuk fresh graduate yang ingin menambah skill DevOps di portfolio sebelum melamar kerja sebagai software engineer.
Cocok untuk freelancer yang ingin bisa kelola server sendiri tanpa harus bayar orang lain untuk urusan deployment dan infrastruktur.
Cocok untuk developer yang sudah kerja tapi ingin naik level dengan memahami CI/CD, monitoring, dan cara kerja sistem production.
Course Lessons
Videos language: Bahasa Indonesia (Auto-translation available)
Learn With Expert
Angga Risky S
Full-Stack Developer
Start to Invest 100%
Langkah yang tepat untuk berinvestasi kepada
ilmu pengetahuan
yang
baru di bidang IT
Basic - Rp 0
Akses dan pelajari kelas Starter secara gratis tanpa sertifikat
Bayar 0 rupiah
Akses kelas selamanya
Plus - Rp 69,000
Unlock benefit lainnya yang bisa
didapatkan di kelas
Starter
Sekali bayar saja
Akses kelas selamanya
Sertifikat kelas
Google Maps Platform untuk Pemula
Beginner AI-Assistant DevOps: Linux, Docker, CI/CD & VPS
Videos language: Bahasa Indonesia (Auto-translation available)
-
Apa Itu DevOpsEbook 10 minutes
-
Sistem CBT OnlineEbook 10 minutes
-
HTTP, DNS, dan ServerEbook 10 minutes
-
Apa Itu VPSEbook 10 minutes
-
DevOps ToolchainEbook 10 minutes
-
Mindset DevOpsEbook 10 minutes
-
Setup EnvironmentEbook 10 minutes
-
Mengenal CLIEbook 10 minutes
-
Linux Untuk DevOpsEbook 10 minutes
-
Bash ScriptingEbook 10 minutes
-
SSH Cara Masuk Server dengan AmanEbook 10 minutes
-
Git FundamentalsEbook 10 minutes
-
Nginx: Web Server dan Reverse ProxyEbook 10 minutes
-
Env Variable dan Secret managementEbook 10 minutes
-
Proses Systemd dan PM2Ebook 10 minutes
-
Log ManagementEbook 10 minutes
-
Cron JobsEbook 10 minutes
-
Firewall dan Network SecurityEbook 10 minutes
-
Pengenalan DockerEbook 10 minutes
-
DockerfileEbook 10 minutes
-
Docker ComposeEbook 10 minutes
-
Docker RegistryEbook 10 minutes
-
Container NetworkingEbook 10 minutes
-
Docker VolumesEbook 10 minutes
-
Health Check dan Container ReliabilityEbook 10 minutes
-
Docker Security for CBT ProjectEbook 10 minutes
-
Dev dan ProductionEbook 10 minutes
-
Deploy Project CBT ke VPSEbook 10 minutes
-
Mengenalan Konsep CI/CDEbook 10 minutes
-
Github ActionsEbook 15 minutes
-
CI PipelinesEbook 15 minutes
-
Build dan Push Docker ImageEbook 18 minutes
-
CD PipelinesEbook 17 minutes
-
Secrets dan EnvironmentsEbook 11 minutes
-
Rollback StrategyEbook 10 minutes
-
Branch Protection dan Code ReviewEbook 10 minutes
-
Review PembelajaranEbook 5 minutes
-
Monitoring FundamentalsEbook 10 minutes
-
Mengenal PrometheusEbook 11 minutes
-
Mengenal Grafana dan MetricsEbook 13 minutes
-
Load Testing Project CBTEbook 16 minutes
-
Vertical dan Horizontal ScalingEbook 13 minutes
-
Backup dan Disaster RecoveryEbook 14 minutes
-
Production ChecklistsEbook 3 minutes
-
Penutup dan SaranEbook 5 minutes
Kelas DevOps gratis ini cocok banget buat kamu yang mau mulai belajar cara kelola server dan deploy aplikasi seperti di dunia kerja nyata. Di kelas ini, kamu nggak cuma belajar teori DevOps, tapi juga langsung praktik membangun sistem yang production-ready dari nol sampai selesai.
Materi kelas ini lengkap banget. Mulai dari dasar Linux dan bash scripting buat kelola VPS, cara setup SSH yang aman, konfigurasi Nginx sebagai reverse proxy, manajemen process dengan PM2 dan Systemd, sampai firewall dan network security biar server nggak gampang diserang. Semua skill server yang dipakai DevOps engineer sehari-hari.
Setelah fondasi Linux selesai, kamu akan masuk ke Docker — belajar cara containerize aplikasi dengan Dockerfile yang efisien, orchestrasi multi-service dengan Docker Compose, Docker Registry untuk simpan dan distribusi image, sampai network isolation dan security hardening container. Semua dipraktikkan langsung dengan project CBT (Computer Based Test) sebagai studi kasus nyata.
Bagian yang paling seru adalah CI/CD dengan GitHub Actions. Kamu akan belajar cara bikin pipeline otomatis yang menjalankan testing, build Docker image, dan deploy ke VPS tanpa perlu SSH manual setiap kali ada perubahan kode. Termasuk juga cara kelola secrets dengan aman, setup rollback otomatis kalau deploy gagal, dan branch protection biar tidak ada kode bermasalah yang masuk ke production.
Di bagian akhir, kamu akan belajar monitoring production dengan Prometheus dan Grafana — bikin dashboard real-time yang menampilkan kondisi server, request rate, dan error rate. Plus load testing dengan k6 untuk tahu batas kemampuan server sebelum hari H, horizontal scaling biar aplikasi bisa handle lonjakan pengguna, dan strategi backup database dengan pendekatan 3-2-1 yang sudah terbukti.
Yang bikin kelas ini berbeda, setiap lesson dilengkapi dengan AI prompt siap pakai yang bisa kamu gunakan bersama Claude atau ChatGPT untuk debug masalah, review konfigurasi, dan mempercepat proses belajar.
Project utama di kelas ini adalah membangun dan mengoperasikan sistem CBT yang benar-benar production-ready — lengkap dengan pipeline CI/CD yang berjalan otomatis, dashboard monitoring Grafana, dan prosedur backup yang teruji. Project ini bisa langsung kamu jadikan portfolio saat melamar posisi DevOps Engineer, Junior Cloud Engineer, atau Full Stack Developer yang paham deployment.
read more-
Belajar DevOps dari nol — Linux, bash scripting, SSH, Nginx, process management, firewall, hingga cron jobs di VPS.
-
Containerisasi aplikasi dengan Docker, Docker Compose, Registry, network isolation, health checks, dan security hardening.
-
Pipeline CI/CD otomatis dengan GitHub Actions — testing, build image, auto deploy, secrets management, dan rollback strategy.
-
Monitoring dengan Prometheus dan Grafana, load testing k6, horizontal scaling, backup database, dan production checklist.
-
Cocok untuk developer yang sudah bisa coding tapi belum pernah deploy aplikasi ke VPS dan ingin belajar DevOps dari nol.
-
Cocok untuk fresh graduate yang ingin menambah skill DevOps di portfolio sebelum melamar kerja sebagai software engineer.
-
Cocok untuk freelancer yang ingin bisa kelola server sendiri tanpa harus bayar orang lain untuk urusan deployment dan infrastruktur.
-
Cocok untuk developer yang sudah kerja tapi ingin naik level dengan memahami CI/CD, monitoring, dan cara kerja sistem production.
Happy Students
Pertanyaan Umum
Langkah yang tepat untuk berinvestasi kepada
ilmu
pengetahuan yang baru di bidang IT